Perbandingan Kamera Full Frame, APS-C dan Micro Four Thirds

Beberapa teman yang baru belajar fotografi dan baru punya kamera menanyakan soal bedanya kamera full frame dan APS-C atau yang juga disebut crop factor. Biasanya bertanya soal ini setelah membandingkan hasil fotonya dengan hasil foto orang lain dan bingung karena frame fotonya nggak selebar milik orang lain. Padahal panjang lensa atau focal length lensa yang dipakai nyaris sama milimeternya. Mereka lupa memperhatikan tipe kameranya.

Semoga tulisan ini bisa membantu menjelaskan.

Ada banyak jenis sensor kamera yang tertanam di kamera DSLR dan juga kamera mirrorless, tapi yang umum dipakai adalah sensor full frame dan APS-C. Ada juga sensor micro 4/3 atau micro four thirds. Sensor ini kalau saya nggak salah ingat, dipakai di kamera Olympus.

Beberapa contoh kamera full frame adalah Canon seri 5D & 6D, Nikon seri D850 & D750, Sony A7 dan masih banyak lagi. Seri kamera APS-C dari masing-masing produsen jumlahnya jauh lebih banyak, nanti akan saya tulis beberapa contohnya sembari membahas perbedaannya.

Jadi apa sih bedanya full frame, APS-C dan micro four thirds? Gampangnya gini, kamera full frame memiliki sensor yang lebih lebar dari dua jenis sensor yang disebut di atas. Kira-kira perbandingannya seperti ini.

Kok APS-C ada dua jenis? Mbuh lah, produsen kamera memang suka beda-beda gitu sih. Sama seperti penamaan setting untuk speed, ada yang pakai simbol Tv (time value) dan ada yang pakai simbol S. Saya juga belum pernah cari tahu kenapa mereka beda, tapi yang penting buat kita adalah bhineka tunggal ika. Iyain aja.

Nah, dari perbandingan lebar sensor ini kita bisa coba pahami kenapa hasil foto bisa berbeda padahal pakai lensa yang sama. Misalnya gini, kalau kita pakai kamera Canon seri 5D dan 600D dengan lensa 17mm, hasil fotonya tentu akan lebih lebar yang pakai kamera 5D. Ingat ya, 5D itu full frame dan 600D APS-C. Ini karena sensor full frame yang lebar akan mampu merekam secara penuh gambar yang masuk dari lensanya. Sementara sensor APS-C akan “memotong” atau meng-crop gambar dari lensa 17mm karena sensor APS-C lebih kecil.

Gini deh contoh kasarnya.

Gimana, udah mulai ngerti ya? Kalau masih bingung juga, gampangnya gini deh, kalau kamera kita APS-C dan mau menyamai lebarnya foto teman kita yang pakai kamera full frame dengan lensa 15mm, berarti kita harus pakai lensa yang lebih lebar. Pakai lensa 9mm atau 10mm. Kan 9 x 1.5 = 14.4, buletin deh jadi 15. Kalau kamera kita sensornya berjenis Micro Four Thirds, piye? Ya harus pakai lensa yang lebih lebar lagi. Coba pakai lensa 7mm.

Coba perhatikan perbandingan ini, semoga jadi lebih jelas.

Perbandingan focal length

Udah lebih jelas ya? Kalau belum, banyakin praktek aja deh. Nanti juga bakal ngerti kok.

Advertisements

Silakan ngobrol di kolom ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s