3 Menu Diet Untuk Pecinta Fotografi

Mirip seperti menjaga bentuk tubuh yang ideal, diet juga perlu dilakukan untuk mendapatkan hasil foto yang bagus. Apa aja sih diet ala fotografer?

1. Hemat pengambilan gambar

Enaknya kamera digital itu kita bisa sembarangan jeprat-jepret sebuah objek. Kalau di era kamera analog/film dulu terbatas 36 slide dalam 1 rol film. Makanya orang yang belajar fotografi di jaman itu cenderung serius memikirkan setingan dan komposisi sebelum mengambil sebuah gambar.

Ada baiknya kebiasaan itu kita tiru. Coba pikirkan dulu seting aperture, shutter speed dan ISO yang akan kita gunakan sebelum menekan tombol rana. Lalu pikirkan komposisi terbaik untuk objek yang akan kita ambil. Bahkan kalau perlu, pikirkan juga kira-kira pesan apa yang ingin kita sampaikan dari hasil foto itu. Setelah semuanya oke, baru tekan tombol rana.

Awalnya pasti sulit, tapi kalau ini selalu dilatih tiap kali kita berburu foto, lama-lama akan jadi hal yang mudah. Sama lah seperti saat diet makanan. Awalnya sulit, tapi kalau sudah merasakan hasilnya pasti happy juga.

2. Pilih waktu yang tepat

Kalau jam 11 malam kita makan daging dan nasi lalu langsung tidur, pasti pencernaan bakal terganggu. Kita harus tahu kapan waktunya untuk makan dan kapan harus berhenti. Di fotografi juga sama. Kapan sih waktu terbaik untuk motret? Ada istilah golden hour dalam fotografi, inilah waktu terbaik untuk memotret di luar ruang. Golden hour itu ada di waktu pagi dan sore. Pagi hari dimulai saat matahari baru terbit sampai sekitar jam 9. Sore biasanya sekitar jam 4 sampai matahari terbenam.

Lalu kalau sudah malam nggak bisa berfoto? Ya bisa, asal sudah paham tentang kamera exposure dan komposisi.

malaka

3. Kenali alat yang dipakai

Jangan malas baca buku manual kalau sudah berani beli kamera. Kenali fungsi tombol-tombol dan pelajari semua menu yang ada di kameranya. Bagi yang memakai smartphone, kenali fitur foto yang tersedia. Unduh aplikasi foto editor bila perlu. Pelajari kegunaannya.

Smartphone sekarang sudah hebat teknologinya, bahkan beberapa waktu yang lalu saya lihat ada iklan smartphone yang sudah mampu melakukan long exposure. Sebetulnya tanpa kecanggihan teknologi pun kita bisa membuat foto yang bagus asalkan kita tahu tentang komposisi, cahaya serta kelebihan dan kekurangan alat yang kita pakai.

Tentu banyak cara lain untuk melatih kemampuan fotografi kita, tapi 3 cara ini yang saya pilih ketika awal belajar dulu. Inti dari diet kan sebetulnya menjaga kedisiplinan, kita bebas pilih cara diet yang paling cocok, setelah itu praktekkan dan jangan berhenti di tengah jalan.

Semoga cara yang saya bagikan ini cocok dan bermanfaat. Happy hunting!

Advertisements

Silakan ngobrol di kolom ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s