Republik Hore

Negara ini berhasil keluar dari penjajahan dan bertahan dari berbagai macam pemberontakan. Sempat punya pemimpin dengan berbagai macam karakter, mulai dari yang kharismatik, otoriter, ilmuwan, nyeleneh, tukang ngambek sampai yang mudah prihatin dan bisa di-“bully” di sosial media. Hore banget kan.

Konon sejak jaman presiden pertama sampai dengan presiden yang sekarang, negara ini selalu terlilit masalah. Mulai dari masalah hutang sampai soal ketimpangan sosial. Bahkan dulu ada yang bilang kalau Indonesia ini negara yang rumit dan rentan perpecahan karena punya berbagai keragaman. Beragam suku, beragam agama dan beragam budaya. Semua itu punya potensi untuk membuat Republik ini bubar. Tapi nyatanya kita masih di sini, masih berbendera merah putih dan masih menyanyikan lagu Indonesia Raya dalam setiap acara berskala nasional. Gimana gak hore, coba?

Kolase di GBK
Kolase di GBK

Dengan segala masalah itupun, negara kepulauan ini masih menjadi magnet untuk segelintir orang yang haus kekuasaan. Masing-masing menyatakan diri sebagai orang yang paling tepat untuk menjadi pemimpin negara. Ya wajar sih, sama wajarnya dengan semua kecap adalah nomer satu dan semua kondom adalah yang paling aman dan tidak akan bocor. Tinggal kita aja yang harus pintar menentukan pilihan.

Sialnya, ini menurut saya sih, kebanyakan orang yang sudah berkuasa seperti lupa untuk menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat. Malah pada sibuk dengan kepentingan dan jabatannya. Makanya ketika ada beberapa pejabat publik yang merakyat dan sebetulnya hanya mengerjakan apa yang memang seharusnya dia lakukan, bisa menjadi kesayangan banyak orang.

Tapi sekarang ini sudah terlihat perubahan di berbagai tempat. Misalnya saja di stasiun kereta api dan kantor imigrasi. Dulu kedua tempat itu adalah surganya para calo, sekarang sudah banyak yang hilang. Dulu hampir semua instansi pemerintah selalu ada calo. Semua urusan akan menjadi sulit kecuali kita menggunakan jasa calo. Sungguh sakti orang-orang yang berprofesi calo ini, semua urusan bisa dibikin mudah oleh mereka. Ada yang penasaran gak sih, kira-kira waktu sekolah dulu mereka peringkat berapa di kelasnya? Atau IPK mereka berapa sewaktu kuliah? Saya sempat berpikir, negara ini mungkin gak butuh kabinet dan wakil rakyat, yang kita butuhkan mungkin hanya calo supaya semua masalah negara bisa beres. Iya, ini sarkasme.

Untungnya di antara kita masih banyak orang yang berjiwa sosial dan mau membangun bangsa. Ketika pemerintah lambat menangani bencana alam, ada sekelompok orang yang duluan terjun ke lapangan membantu warga yang terkena musibah. Ketika negara tidak mampu memberi pendidikan ke pedalaman dan pinggiran wilayahnya, ada saja warga yang rela berkorban membagi ilmunya ke wilayah yang tidak nyaman itu. Iya, di dalam republik hore pasti ada warga hore.

Saya ingat ketika tahun 90-an dulu berkuliah di benua Australia, masih ada saja orang sana yang hanya tahu Bali. Ada yang bertanya Indonesia itu sebelah mananya Bali? Ya kami para pelajar yang berasal dari republik hore ini harus berhore-hore menjelaskan bahwa Bali itu adanya di dalam wilayah Indonesia. Lemah sekali promosi pemerintah kita ke dunia luar. Bahkan sampai sekarang pun, iklan wisata yang mewakili negara ini kalah hore dibanding negara tetangga.

Ya kalau mau berkeluh kesah terus, pasti gak akan ada habisnya. Karena mengeluh itu bagi sebagian orang mirip seperti buang air besar di pagi hari, sangat mudah dilakukan. Semoga dengan postingan ini bisa menyadarkan diri saya sendiri agar bisa ikut menghorekan tanah air tercinta walaupun hanya melalui tulisan dan foto. Mari luangkan waktu, tenaga dan pikiran untuk berbuat yang positif semampu kita. Jangan lupa berdoa menurut kreativitas masing-masing. Mari!

Advertisements

Silakan ngobrol di kolom ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s