Bertemu Kamu

Bertemu lagi denganmu, menjadi momen yang gempita di awal tahun. Awal berjumpa, sekitar 5 tahun yang lalu, belum ada cerita kita saat itu. Kamu masih memiliki kisahmu, aku pun masih menjalani lakonku.

Lalu kita bertemu lagi saat masing-masing berdiri bebas. Diawali dari hobi yang sama, dilanjutkan dengan percakapan dan rangkaian kejadian yang tidak istimewa, lalu berubah menjadi pertemuan dengan hati. Tanpa kita sadari.

Mungkin di lautan pasir Bromo itu cerita ini dimulai. Saat diterpa angin dingin, mulutku terdiam. Bukan diam karena membeku, tapi karena memberi kesempatan pada hati melantunkan doa. Doa agar aku tidak lagi salah melangkah. Bukan melangkah di pasir Bromo, tapi melangkah mengejar mimpi. Mimpi yang saat itu ada di hadapanku, di tengah lautan pasir, iya mimpi itu adalah kamu.

Aku bersyukur kini kamu telah setuju. Setuju membuat mimpiku menjadi rangkaian cerita nyata yang akan kita cipta bersama.

Kisah ini tidak akan menjadi cerita pendek, kita juga belum tahu akan mengakhiri lelaku ini seperti apa. Tapi niat dan tujuan kita sudah sama. Rencana pun mulai kita susun berdua. Semoga doa yang aku lontarkan di Bromo itu sampai kepada Sang Pemilik Hidup, dan Dia memberi jawaban yang terbaik untuk kita. Apapun itu.

4 thoughts on “Bertemu Kamu

  1. Semoga ini pilihan yg terbaik ya om.. πŸ˜€
    Yg tentunya ini adalah pilihan yg bakalan bikin om bahagia.. πŸ™‚

    *lagi kerasukan*

    Like

Silakan ngobrol di kolom ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s