Sepenggal Jalan Diponegoro.

Setiap hari, kalau saya menuju ke kantor. Saya selalu melalui lintasan Jl. Diponegoro. Memang agak memutar. Akan lebih dekat kalau dari kawasan Kuningan, saya ambil jalur Manggarai dan Tambak. Nanti saya akan langsung ketemu jalan Pramuka. Tapi daerah Manggarai terlalu banyak angkutan umum, kemudian lampu merah di daerah Tambak sering lama berganti hijau.

Sementara, jalan Diponegoro itu nyaman. Banyak rumah bagus di situ. Jadi bisa sambil ngayal punya rumah di daerah itu :D. Arus kendaraan pun relatif sepi. Tapi bukan itu yang membuat saya senang melewatinya.

Dari keseluruhan ruas jalan Diponegoro, hanya sepenggal yang saya suka. Penggalan yang tepat di bagian depan RSCM dan kampus universitas YAI yang menjadi favorit saya. Bagi saya, di bagian itu menampilkan dua wajah berbeda.

Kalau saya sedang merasa jumawa dan sok hebat, saya akan menolehkan kepala saya ke kiri saat melintas di penggalan jalan Diponegoro itu. Di situ saya akan melihat RS Cipto Mangunkusumo. Rumah sakit, bagi saya, mampu mengingatkan keterbatasan kita sebagai manusia. Sehebat-hebatnya kita, suatu saat pasti bakal terkena sakit. Bahkan meninggal. Jadi apa gunanya bersombong hati?

Nah kalau semangat saya sedang berada di titik terendah, sudah pasti saya akan menengok ke kanan di penggalan jalan itu. Karena kalau pagi, banyak sekali mahasiswa dan mahasiswi cantik yang sedang berjalan menuju kampus. Semangat mereka dalam menuntut ilmu masih murni. Tapi juga sudah mulai memikirkan masa depan dan mulai sadar untuk mengembangkan diri demi meraih cita-cita mereka. Bagi saya, hal itu paduan yang pas untuk menyemangati diri.

Siapa sih yang gak terpicu semangatnya kalau ngelihat mahasiswi cantik optimisme jiwa muda? Setuju kan? Setuju ajalah! :mrgreen:

Advertisements

10 thoughts on “Sepenggal Jalan Diponegoro.

  1. Penggambaran suasana hati yang boleh juga.
    Rumah sakit dan kampus.
    Kampus itu yang doyan berantem kan?
    Menggambarkan situasi Indonesia ?

    Ragil:
    Konon, berantem kalau mendekati ujian? Entah lah.

    Like

  2. Hampir dua tahun -setiap hari kerja- saya mondar mandir diantara rumah sakit dan universitas itu, dan hari ini pipi saya seperti “ditowel” kalo ada hikmah dibalik semuanya…

    _mampir di mega ria a.k.a metropole mas 🙂 _

    Like

  3. jl.diponegoro jg mengingatkanmu akan puriwedari yg berlokasi di jl.diponegoro Semarang kah? Dua tahun dirimu numpang tidur di situ :p

    Like

Silakan ngobrol di kolom ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s