Gak mau kalah (part 2)

Dialog 1: Di dalam kamar, sedang baca buku.
Anak: Boleh main PS gak?
Bapak: Enggak, kamu kan lagi EHB. Harusnya belajar.
Anak: Aku kan pusing karena EHB, jadi perlu main PS buat hiburan.

Dialog 2: Di rumah, baru pulang dari Semarang,
Anak: Bapak kemaren abis ketemu pakdhe Nanang?
Bapak: Iya.
Anak: Pakdhe itu kakaknya bapak kan?
Bapak: Iya.
Anak: Lahirnya duluan, sekolahnya duluan. Iya kan?
Bapak: Iya. Kenapa sih?
Anak: Kok nikahnya duluan bapak?
Bapak: Ya waktu itu, pakdhe belum punya pacar.
Anak: Harusnya pacar  bapak dikasih ke pakdhe dong
Bapak: Mbuh ah..

Dialog 3: Di ruang keluarga, sambil nonton tv.
Bapak: Jangan tiduran di lantai, itukan dingin. Ambil karpet dari kamar mu gih.
Anak: Gak mau, gak dingin kok.
Bapak: Eh kok mbandel sih. Ntar kalau kamu sakit, bapak gak mau bawa ke dokter ya.
Anak: Ya aku telpon Eyang aja, minta jemput.

Dooooh anak sapa seeeh neeeehhh…

Advertisements

8 thoughts on “Gak mau kalah (part 2)

  1. Men…! They only want to take joy part and leave the annoy part….

    Anak: Pakdhe itu kakaknya bapak kan?
    Bapak: Iya.
    Anak: Lahirnya duluan, sekolahnya duluan. Iya kan?
    Bapak: Iya. Kenapa sih?

    A must-asked-question: KOK GEDEAN BAPAK SIH BODY NYA?!?!!?

    Like

Silakan ngobrol di kolom ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s