Wedhusss!

Iya, gue memang bukan muslim yang taat. Jadi pada saat tulisan saya hilang satu bab gara-gara kena virus dan lupa nge-back up, seperti yang sedang terjadi sekarang ini, maka yang terucap ya kata wedhuss! itu. Kalau gue muslim yang taat, pasti yang terucap adalah kata-kata istigfar.

Rasanya susah banget kalau harus ngulang. Ya memang, pas mau mulai belajar nulis novel ini juga susah. Tapi ternyata, mengulang apa yang sudah pernah kita tulis itu jauh lebih susah. Mungkin karena “hawanya” beda ya? Haaah! Sekali lagi wedhuuus!

Eh tapi jangan buru-buru nuduh gue punya sifat kasar dan gak beradab cuma gara-gara gue nyebut wedhuuuss! berulang-ulang. Gue sama sekali gak bermaksud kasar karena, kadang, kalau gue pas lagi senang pun gue mengucapkan kata wedhus itu juga.

Sama seperti waktu gue selesai nonton film Ayat-Ayat Cinta. Kata wedhus itu juga yang keluar karena gue suka sama filmnya.

Eh atau jangan-jangan, kata wedhus itu keluar karena gue iri sama nasib Fahri? Ayo lah, cowok mana  sih yang gak bahagia kalau tau bahwa banyak cewek yang ingin jadi halal buat dia? Cowok mana yang gak senang kalau banyak cewek yang kepingin dia jadi imam mereka?

Apalagi kalau cewek-cewek itu punya tampang kayak Maria dan Aisha.

Nah buat gue yang bukan-muslim-taat seperti yang gue sebut di awal tadi, kalau ada cewek kayak mereka berdua itu, gue ndak perduli lagi mereka itu mau halal kek, mau haram kek, atau mereka pengen gue jadi imam atau bahkan jadi budak mereka sekalipun, gue pasti mangap lah kalau diumpanin.

Halaaaa…wedhus! Kenapa juga gue nulis artikel kayak gini? Apa jadinya kalau istri gue yang cantik itu baca?

Advertisements

17 thoughts on “Wedhusss!

  1. Wedhus kalo didandanin juga cakep kok, pernah liat di iklan kan? Mending ngucap wedhus daripada bersin kayak yang di komen mbak Za 😛

    ragil:
    yeee kalo di iklan mah si za juga cakep.
    lho??? ooooopsss….maaf lahir batin ya zaaaaa…itu tadi bener2 kesleo jarinya

    Like

  2. ih, loe suka ama Ayat Ayat cinta??/ kalo kata retma siy, itu film Catatan Si boy versi Timor Timor, eh timur tengah…and I agree with her…^_^

    ragil:
    tapi dengan cewek2 yang lebih horny, lha coba aja, yang satu minta dikawinin lewat pamannya, satu lagi malah sampe depresi. Si boy yang yang tajir mlintir aja gak sampe bikin cewek se-horny itu. Iya tho?

    Like

  3. dari wedhus kok ke Fahri, hmmm jadi begitu yaa …
    dulu pas kehilangan Fille pernah yang terucap kata wedhusss, karena secara saya masih pake windosss jadi kepleset aja jadi wedhuss

    Like

  4. wedhus itu artinya ganteng…
    nah, mas ragil kan mengaku dirinya ganteng, jadi bisa kit apanggil dia, Ragil wedhus…..huahahaaa
    *pembodohan massal*

    maaf lahir bathin lagi ya mas…..:D

    Like

Silakan ngobrol di kolom ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s