Mesin Waktu.

Walaupun idenya termasuk seksi dan keliatan lezat, buat gue, konsep mesin waktu itu omong kosong. Gue pikir, kita sebagai manusia itu dianugrahi sebuah petualangan sama Tuhan. Terus apa serunya hidup kita kalau ada mesin waktu? Ini kan sama aja kayak kita punya fasilitas undo dalam hidup. Tiap kali kita salah ambil keputusan, undo aja. Duh, pasti hidup jadi ngebosenin.

Tapi gue yakin, di luar sana banyak yang suka sama ide mesin waktu. Biarpun bakal banyak yang ngasih jawaban moralis “Saya suka dan mensyukuri hidup saya yang sekarang,” jika ditanya soal kehidupan yang mereka jalani, tapi mereka pasti gak akan nolak kalau dikasih kesempatan melakukan time travelling. Apalagi kalau ditambahi embel-embel discount 50% untuk jam 9 malam keatas. Haiiish kok malah jadi kayak promo ultah salah satu mall itu ya?

Gue sendiri, walau menolak adanya ide time travelling, sudah pasti bakal senang kalau ternyata para ilmuwan itu benar-benar bisa menciptakan time machine. Bukan, bukan buat gue pakai. Tapi gue bakal beli dan gue sewain. Lhah kan pasti profitable tuh. Ya ngapain juga gue capek-capek pergi ke masa lalu buat mengulang hidup gue, kalau kesempatan untuk kaya ada di depan mata, iya tho?

17 thoughts on “Mesin Waktu.

  1. heh??? maksudnya kek di film quantum leap gitu?
    andai kesalahan dalam mengambil keputusan masa lalu bisa dikoreksi, maka masa depan yang diharapkan bisa sesuai rencana? boooooo … itu mah cuma ada di pelem kaleeee

    eh, lu udah lahir blom sih jamannya film quantum leap tayang di tv?

    Like

Silakan ngobrol di kolom ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s