Politisi=Pembalut.

Kaget dengan judul itu? ๐Ÿ˜€ Ndak perlu kaget lah, biasa aja. Toh isinya ndak akan seheboh kayak berita tentang Joko blue energy yang bisa anda baca di detik. Cuma ya siap-siap aja bakal ngeliat postingan panjang lagi dari saya. Gak tau kenapa, tiap kali ngeblog soal yang agak serius, pasti jadi panjang dan ber-saya-saya.

Anyways, pasti udah denger soal anggota DPR yang sedang diselidik KPK baru-baru ini kan? Nah, saya jadi kepingin ngecuprus soal itu di jam 3 pagi ini. Begini lah kalo jomblo temporer, saya lupa naro istri saya di mana sedang ditinggal pergi (lagi) sama istri karena ada tugas ke luar negri, jadi nafsu nulis panjang.

Kalau dipikir-pikir, politisi di negara manapun sama aja. Hampir di semua negara selalu ada politisi yang bikin skandal. Ndak perduli negara maju atau negara berkembang. Eh ngomong-ngomong, saya mau ngomentari soal istilah negara maju dan negara berkembang dulu. Siapa sih yang menciptakan istilah itu? Menurut saya kok aneh membagi negara-negara dengan cara seperti itu. Apa mereka pikir yang namanya negara maju itu sudah tidak berkembang lagi? Atau negara berkembang itu ndak akan pernah maju? Aneh.

Ok lah kembali ke politisi, kalau kita mengumpamakan negara seperti tubuh wanita yang tiap bulan mengalami menstruasi, maka boleh aja kita mengumpamakan politisi seperti pembalut. Kenapa? Ya karena mereka memang perlu diganti dari waktu ke waktu. Bayangkan kalau anda, yang wanita, ndak pernah ganti pembalut pada saat anda sedang mens. Apa yang bakal terjadi? Jujurly, saya ndak perlu jawaban dari anda ๐Ÿ˜›

Nah, kita semua tau kalau yang namanya negara itu selalu punya banyak masalah. Jadi ya wajar kalau negara perlu politisi untuk mengurus masalah-masalah itu. Anda sudah tau apa yang terjadi kalau kita tidak mengganti politisi dalam waktu yang sangat panjang. Kita sudah mengalami dua kali peristiwa heboh karena “lupa” mengganti politisi yang memimpin negri ini. Negara tetangga kita, segera belajar dari yang kitaย  alami dan segera mengganti “pembalutnya” walaupun masih dari brand yang sama.

Ngomong-ngomong soal brand atau merek, eh apa sih bahasa Indonesianya brand? kok kalau saya nulis merek malah jadi kayak bentuk kata kerja dari perek. Ya sudah lah, saya tulis brand aja ya. Bukannya sok inggris, tapi saya males nyari kata yang enak pada jam 3 pagi gini.

Kalau kita bicara brand, jadi makin mirip tho antara politisi dan pembalut? Tiap waktu selalu ada politisiย  baru dari partai tertentu yang mengklaim dirinya lebih tipis, lebih nyaman dipakai dan anti bocor. Ah, itu mah saya ngomongin pembalut ya? ๐Ÿ˜€

Ya pokoknya, kalau milih apapun harus selalu teliti. Entah itu pembalut ataupun politisi. Ini juga berlaku buat anda yang cowok lho. Kalau suatu saat dititipi pembalut sama pasangan anda, pastikan anda ngerti produk mana yang dia mau. Pastikan juga anda bisa menukar pembalut itu kalau anda salah beli. Jangan sampai dia harus ngeluarin duit lagi buat beli pembalut cuma karena anda salah beli, apalagi kalau itu terjadi saat dia betul-betul perlu pembalut baru dan pada saat dia lagi mlintir-mlintir karena sakit gara-gara mens…wuohohohoho kalau itu sampai kejadian, mendingan anda berdoa aja supaya dia gak mendadak berubah dari Miss Universe menjadi anggota geng Nero.

11 thoughts on “Politisi=Pembalut.

  1. jujurly? *buka-buka kamus … uuummm … itu bahasa apa, kok di kamus ga ada ya?*

    brand, ya merk dagang kan artinya? ato image … ah ya, mendingan tulis brand aja deh. kadang emang susah diartiin.

    iya, merk pun bukan bahasa Indonesia tho

    Like

  2. huuuuhhh bo ong banget elo beli pembalut dengan teliti….buktinya waktu di PIM elo suruh dahlia yang beli in pembalut…..itu mah Dahlia yang teliti bukan elo!

    Eh oleh2 kacang bali dirampok dahlia….abis ga ketemu2 ma elo daripada jadi bulukan….itung2 gw juga membalas jasa dahlia waktu ngasih rambutan buat elo ke gw…..

    lhaa daripada gue salah beli, ntar dewi gemblung gue ngomel. Kan mendingan gue golput.

    Like

  3. i see..
    kalo politisi = pembalut
    kalo politisi kampanya = iklan pembalut.

    kalo darah mens…perumpamaan utk apa?
    *kabur*

    darah mens = masalah
    *ngejar Iin*

    Like

  4. adoooh.. lo mau bahas politik opo pembalutsss si???
    niwey, pesen 1 ga pake sayap ya gil..
    Hahahhaa…
    ragil wong gendeng .

    nel, kapan kita backpacking?

    Like

  5. mabok baca tulisannya…panjang pisan euy

    pembalut itu penting sebulan sekali,
    kalo politisi??

    — politisi? mungkin antara penting dan gak penting ya? ๐Ÿ˜†

    Like

Silakan ngobrol di kolom ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s