Cinta Laura

Edan tenan! Dia lagi – dia lagi. Kali ini gue liat liputan tentang dia yang lagi pergi ke salon bareng temennya.

Gue sih nggak sebel sama abg satu ini. Malahan, gue respek sama dia. Respek, karena menurut gue, dia ini salah satu abg yang sangat percaya diri. Sayangnya gue suka sebel sama segala sesuatu yang berlebihan. Nah menurut gue, logat bicara abg satu ini sangat berlebihan.

Sialnya, pas tayangan itu, tangan gue lagi megang piring karena sedang makan siang. Jadi gue gak sempat ganti channel tv. Terpaksa lah gue makan dan nonton si Cinta bicara.

Seandainya bunuh diri itu nggak dilarang agama dan bisa dilakukan berulang macam multiple orgasm gitu, gue pasti bakal bunuh diri tiap kali ada penayangan tentang Cinta Laura yang syedhang talkhing denganch wyartawanch.

Advertisements

One thought on “Cinta Laura

  1. “heeehh…!!! kalo orgasme jangan bawa2 shuaya donk! Shuaya thuidak shuka diajak orgasme bhuareng2…you just save your private orgasm your self, dont bring me in!!! huh!”

    *terdengar sayup2 emaknya cincha tereak*

    “Cinchaaa…!!itu ikan asing gosong, diangkat dulu dooonnkk”

    “Mom! you just shut your bloody mouth!, I am on the phone with Ragil”

    *hihihi kok ngeblog di blog orang ya gue….hehehe, numpang ngeblog ye Bang!*

    Like

Silakan ngobrol di kolom ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s