Kamus

Kamus itu penting. Bahasa apa aja, asal bahasanya sering kita gunakan, kamusnya pasti penting. Ada temen gue yang kalau lagi onlen di YM suka nanya arti dari sebuah kalimat yang berbahasa Inggris. Ya walaupun gue memang pernah kuliah di luar negeri, bukan berarti bahasa Inggris gue bagus.

Jadi gue ngga bertanggung jawab kalau kamu ngga lulus S1 gara – gara tugasnya berantakan ya Cil (link-nya ndak usah ditampilin lah, daripada gue besok terima omelan di YM).

Jaman sekarang atau kalau pake bahasa gaul yang hampir kadaluwarsa, haree geneee masih bilang males buka kamus? Duh, namanya kamus kan ga harus berbentuk buku. Kalau kita lagi onlen kan bisa browsing kamus onlen.

Kalau gue, sangat suka pakai kamus karena pernah mengalami peristiwa yang tolol menyedihkan itu. Dulu pas masih kelas 4 SD, pas masih jamannya seneng ngoprek segala macem barang karena rasa pengen tau yang besar, gue ngisengin automatic voltage regulator atau yang sering juga disebut sebagai travo.

Pertama, gue teken tombol yang ada tulisan POWER. Eh nyala! Dan pada saat menyala itu ada jarum tipis warna merah yang bergerak ke arah kanan. Senang dong si Ragil yang masih kelas 4 SD itu. Nah dibagian belakangnya kan ada benda bulet hitam yang bertuliskan FUSE, pas gue teken, kok ga bisa? kok ga ada perubahan apa – apa? Karena penasaran yang tinggi, gue puter deh benda itu dan ternyata bisa. Setelah terbuka, ada ulir yang menjorok ke dalam. Kemudian gue masukin lah jemari mungil 4 SD gue itu. Dan bzzzzttt!! Gelap. Pingsan.

Sejak saat itu gue tau bahwa arti dari kata FUSE itu adalah: Jangan sok tau, manfaatkanlah selalu sebuah kamus!

2 thoughts on “Kamus

  1. Ah. Sama berarti. Zaman bocah dulu juga aku merasa jadi petualang pengetahuan… coba-coba segala macam. Hingga akhirnya berhenti saat mencoba eksplorasi “Apakah yang terjadi jika memasukkan colokan radio dengan jari duluan?”

    Setelah itu, aku memutuskan untuk belajar membaca saja. Belajar ilmu pengetahuan dari buku kayaknya lebih aman.

    Like

  2. Nah berbahagialah cowo – cowo macam kita ini karena mengenal listrik di usia dini. Sayangnya gagal menjadi pahlawan super macam Gundala Putra Petir atau kalau versi DC Comics, The Flash.

    Like

Silakan ngobrol di kolom ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s