Pernikahan seluler

Dulu gue pernah bilang sambil bercanda ngebandingin pernikahan sama tipe nomer handphone. Gue bilang, kalo nikah itu ibarat migrasi dari nomer prabayar ke paskabayar. Ternyata, setelah gue pikir – pikir, makin banyak lho kesamaan antara dua hal itu. *edan, yang beginian aja kok ya dipikir*

Contohnya gini, kalo nikah itu boleh disamakan dengan memiliki satu nomer handphone, berapa banyak godaan dari provider lain? Ada yang nawarin pake sejam bayar seribu, ada yang boleh pake gratis, ada yang boleh pake dengan biaya sangat murah dan malah ada yang berani nawarin makin sering pake makin banyak bonusnya.

Nah sekarang tergantung kita deh. Mau ganti nomer handphone atau mau punya nomer secondary? Biasanya keputusan diambil setelah coba – coba dulu. Bagi yang setia sama nomer lama, biasanya karena mereka sudah punya bonding yang sangat kuat atau karena malas harus nenteng – nenteng handphone sekian banyak.

Kalau gue sih, selama nomer – nomer lain itu ngga bikin repot atau justru membantu meningkatkan bisnis ya boleh lah punya nomer banyak. *sumpah, ini bener – bener bicara soal handphone lho :)*

Advertisements

3 thoughts on “Pernikahan seluler

Silakan ngobrol di kolom ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s